Sebagai seorang wirausaha pasti tidak akan lepas dari
pesaing, apalagi usaha kita kian maju, yang mengakibatkan semakin banyak
pengikut atau peniru atas produk yang kita buat. Meskipun dengan produk yang
sama, pesaing kita memiliki kiat tersendiri untuk menjual produk yang sejenis
dengan usaha kita tersebut.
Bisa jadi usaha pesaing kita lah yang akan menjual produknya
lebih banyak.
Untuk membuat produk dan usaha kita tetap berjalan dan terus
memeberikan keuntungan tentunya kita juga harus bisa menghadapi persaingan.
Jangan sampai dikarenakan adanya persaingan kita justru malah mundur secara
teratur dan berhenti dalam menjalankan usaha. Justru sebaliknya, adanya
persaingan akan membuat kita termotivasi untuk membuat produk dan pelayanan
yang lebih baik lagi.
1. Paten-kan
Produk yang Anda Buat
Jika usaha Anda mulai berkembang
maju dan mulai timbul oknum-oknum yang menjual barang yang sejenis dengan anda,
itu berarti usaha anda berbuah manis dan banyak orang yang sudah mengetahui
kualitas barang yang anda buat sampai-sampai pesaing membuat produk yang
homogen untuk menyaingi usaha anda.
Saat hal ini terjadi tidak perlu panik,
anda harus memkatenkan produk anda dengan memberikan merk yang mudah dikenal
dan lambing atau icon yang menarik untuk menandakan bahwa anda lah pelopor
produk tersebut pada awalnya yang diketahui oleh masyarakan langganan anda.
2. Pilih Pesaing Yang Tepat
Menghadapi persaingan membutuhkan energi, waktu dan biaya. Karena itu, sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya Anda menetapkan siapa pesaing Anda saat ini. Jangan sampai salah dalam menetapkan pesaing. Siapa pesaing Anda akan menentukan bagaimana cara menghadapinya. Pesaing Anda boleh jadi skala bisnis lebih kecil atau lebih besar dari Anda. Pesaing Anda juga boleh jadi tidak dari kategori bisnis yang sama dengan Anda.
3. Fokus Kepada Keunggulan Anda
Jika selama ini bisnis Anda sudah ‘jalan’, saya yakin bisnis atau produk Anda memiliki keunggulan. Buktinya ada yang beli, kan ? Menghadapi sengitnya persaingan, Anda harus focus pada keunggulan bisnis atau produk Anda. Jika misalnya keunggulan bisnis Anda terletak pada kualitas produk, maka pertahankan kualitas tersebut. Lebih baik lagi tingkatkan kualitas produk Anda. Dan dalam setiap promosi, tonjolkan saja keunggulan produk Anda tadi. Contoh lagi, kalau keunggulan Anda terletak pada kecepatan pelayanan, maka keunggulan inilah yang harus Anda pertahankan dan tingkatkan
4. Fokus Kepada Kelemahan Pesaing
Tahukah Anda apa kelemahan pesaing Anda saat ini ? Jika sudah tahu, mengapa Anda tidak menggunakan kelemahan pesaing Anda untuk kesuksesan bisnis Anda sendiri ? Sediakan untuk customer Anda apa yang tidak disediakan pesaing. Berikan customer Anda apa yang tidak diberikan pesaing Anda.
5. Belajar Dari Pengalaman
Pengalaman adalah guru terbaik. Anda bisa belajar dari pengalaman Anda sebelumnya, atau belajar dari pengalaman orang lain dalam menghadapi persaingan. Menghadapi persaingan tidak melulu urusan strategi bertindak, tapi juga bagaimana sikap dan mental Anda. Tidak ada salahkan Anda belajar kepada mereka yang berpengalaman
6. Berdoa
Nah, kalau ini strategi paling akhir dan harus Anda lakukan.
Bagaimanapun juga, bisnis itu kan masalah rezeki.
Seberapa hebatpun strategi yang Anda lakukan, hanya Tuhan saja yang menentukan hasilnya.
Menghadapi persaingan membutuhkan energi, waktu dan biaya. Karena itu, sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya Anda menetapkan siapa pesaing Anda saat ini. Jangan sampai salah dalam menetapkan pesaing. Siapa pesaing Anda akan menentukan bagaimana cara menghadapinya. Pesaing Anda boleh jadi skala bisnis lebih kecil atau lebih besar dari Anda. Pesaing Anda juga boleh jadi tidak dari kategori bisnis yang sama dengan Anda.
3. Fokus Kepada Keunggulan Anda
Jika selama ini bisnis Anda sudah ‘jalan’, saya yakin bisnis atau produk Anda memiliki keunggulan. Buktinya ada yang beli, kan ? Menghadapi sengitnya persaingan, Anda harus focus pada keunggulan bisnis atau produk Anda. Jika misalnya keunggulan bisnis Anda terletak pada kualitas produk, maka pertahankan kualitas tersebut. Lebih baik lagi tingkatkan kualitas produk Anda. Dan dalam setiap promosi, tonjolkan saja keunggulan produk Anda tadi. Contoh lagi, kalau keunggulan Anda terletak pada kecepatan pelayanan, maka keunggulan inilah yang harus Anda pertahankan dan tingkatkan
4. Fokus Kepada Kelemahan Pesaing
Tahukah Anda apa kelemahan pesaing Anda saat ini ? Jika sudah tahu, mengapa Anda tidak menggunakan kelemahan pesaing Anda untuk kesuksesan bisnis Anda sendiri ? Sediakan untuk customer Anda apa yang tidak disediakan pesaing. Berikan customer Anda apa yang tidak diberikan pesaing Anda.
5. Belajar Dari Pengalaman
Pengalaman adalah guru terbaik. Anda bisa belajar dari pengalaman Anda sebelumnya, atau belajar dari pengalaman orang lain dalam menghadapi persaingan. Menghadapi persaingan tidak melulu urusan strategi bertindak, tapi juga bagaimana sikap dan mental Anda. Tidak ada salahkan Anda belajar kepada mereka yang berpengalaman
6. Berdoa
Nah, kalau ini strategi paling akhir dan harus Anda lakukan.
Bagaimanapun juga, bisnis itu kan masalah rezeki.
Seberapa hebatpun strategi yang Anda lakukan, hanya Tuhan saja yang menentukan hasilnya.
sumber : http://tanbihun.com/forum/kisah-inspiratif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar