Senin, 28 April 2014

TABUNGAN PEMERINTAH


Tabungan Pemerintahan adalah selisih antara jumlah penerimaan dalam negeri dengan belanja rutin.Tabungan pemerintah dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan. tabungan pemerintah merupakan unsur pokok yang menunjang pelaksanaan kegiatan pembangunan dan sebagai pendukungnya diharapkan dapat dipenuhi dari pinjaman luar negeri. Jumlah antara tabunga pemerintah dengan penerimaan pembangunan dalam bahasa teknis dikenal sebagai Modal Pembangunan.Tabungan pemerintah diteliti dan di temukan bahwa rumus yang dapat digunakan untuk perhitungan Tabungan Pemerintah adalah :
Tabungan Pemerntah = Penerimaan dalam negeri – Belanja rutin

BUMN
Di Indonesia, definisi BUMN menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN dapat pula berupa perusahaan nirlaba yang bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat.

Sejak tahun 2001 seluruh BUMN dikoordinasikan pengelolaannya oleh Kementerian BUMN, yang dipimpin oleh seorang Menteri BUMN.

PENILAIAN SEHAT/ TIDAKNYA BUMN

. Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya ‘politisasi’ atau campur tangan pemerintah, mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan ‘sapi perah’ oleh para birokrat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru.

Salah satu ciri dari akuntansi pemerintahan sendiri adalah anggaran merupakan batas tertinggi. Anggaran diartikan sebagai alat politik, maka dalam proses persetujuan anggaran, terjadi negosiasi politik antar anggota lembaga legislatif yang terdiri dari wakil partai politik dan pemerintah sehingga penilaian tentang bumn yang bersifat akuntansi itu sangat tidak sehat karena prinsipnya itu berhubungan dengan partai politik dan biasanya yang berhubungan dengan partai politik itu sangat haus dengan kekuasaan sehinnga bumn itu tidak murni dan tidak sepenuhnya berjalan

WEWENANG PENILAIAN BUMN

Penilaian sehat/ tdknya bumn tentu harus dilakukan, dan tdk sembarang orang  yang  diperkenankan untuk menilai BUMN tersebut, terkecuali orang atau pihak yang memiliki wewenang, yaitu :

• Pemerintahan (presiden)
Presiden dalam hal ini sangat berwenang untuk menili BUMN karena BUMN sendiri merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara dan pemerintahan dan dikelola pula oleh pemerintah.

• Dewan direksi dan komisaris perusahaan 
Di indonesia sendiri,BUMN itu berbentuk perusahaan perseroan,perusahaan umum ,serta perusahaan jawatan sehingga BUMN itu membutuhkan yang namanya dewan komisaris untuk kelangsungan hidup perusahaan atau badan usaha, karena dewan komisaris merupakan pemegang saham utama dalam perusahaan.sehingga komisaris sangat mempunyai kewenangan untuk menilai BUMN.

• Kementrian BUMN
Kementrian BUMN disini sangat berpengaruh terhadap jalannya badan usaha milik negara ini karena seluruh aturan dan kekuasaan dari badan usaha ini di nilai olehnya.oleh karena itu seorang mentri BUMN sangat berwenang untuk menilai BUMN.

• Seluruh masyarkat
Dalam berjalannya suatu badan usaha baik milik negara maupun milik swasta harus mendapat persetujuan dari seluruh elemen masyarakat karena masyarakat adalah salah satu penyokong keberhasilan suatu badan usaha untuk itu seluruh masyarakat sangat mempunyai kewenangan untuk menilai BUMN .

INFLASI

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu


Berikut adalah beberapa dampak postif dari inflasi :
1.Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
2.Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah.
3. Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi.
4.Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan kecil.


Dampak Negatif Inflasi
1. Harga barang-barang dan jasa naik.
2. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun atau berkurang.
3. Menimbulkan tindakan spekulasi.
4. Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar.
5. Kesadaran menabung masyarakat berkurang

CARA MENGATASI INFLASI
Usaha untuk mengatasi terjadinya inflasi harus dimulai dari penyebab terjadinya inflasi supaya dapat dicari jalan keluarnya. Secara teoritis untuk mengatasi inflasi relatif mudah, yaitu dengan cara mengatasi pokok pangkalnya, mengurangi jumlah uang yang beredar.


SUMBER :
http://saerasweet.blogspot.com/2010/01/dampak-positif-dan-negatif-serta-cara.html

1 komentar: