Minggu, 26 Januari 2014

Permainan Lucu Masa Kecil



Hari Minggu, tanggal 26 January 2014 kemaren, saya dan keluarga menyempatkan diri untuk refreshing di sebuah pusat perbelanjaan di dekat tempat tinggal kami. Salah satu tempat yang dituju adalah arena permainan anak, tempat yang selalu ‘dipesankan’ oleh adik saya setiap kita berpergian.

Namun ada yang sedikit berbeda di arena permainan anak itu. Di dekat pintu masuknya diletakkan sebuah panggung kecil beralas tikar pandan tempat orang bisa duduk lesehan diatasnya. Hal lain yang membuat unik adalah dengan diletakkannya satu set Congklak beserta kerang-kerangnya, siap untuk dimainkan.
Anehnya, setiap anak yang masuk tidak memperhatikan permainan congklak itu, sampai saya dan adik saya datang, adik saya pun mengatakan, ‘kak, disini ada congklak juga ya?’ syukurnya adik saya masih mengetahui permainan tradisional itu. Karna memang dirumah pun kami masih mempunyai dan memainkan permainan itu.
Tapi tetap saja adik saya tidak memilih congklak itu untuk dimainkan hehehe…
Tidak aneh, karena permainan anak zaman sekarang sudah sangat mengikuti perkembangan zaman dan cenderung lebih elektronis.
Karena alasan itulah, saya membuat tulisan ini, mencoba mengingat kembali dan mengabadikan permainan masa kecil dulu dalam tulisan, dengan harapan ini akan mengingatkan saya kembali ketika saya sudah semakin terseret oleh perkembangan teknologi di masa yang akan datang.
1.  Lompat Tali
Permainan ini adalah permainan dengan menggunakan karet gelang yang dijalin sedemikian rupa hingga membentuk tali yang panjang. Saya ingat dulu, rasanya menjadi orang paling kaya karena memiliki tali karet yang paling panjang dan tebal. Proses menjalin karet gelangnya sendiri adalah sebuah pengalaman yang berkesan dimana, kedua jempol kaki dimanfaatkan untuk menahan ujung karet gelang pertama dan kemudian menjalin karet gelang berikutnya hingga akhirnya memanjang.
Permainan ini dimainkan minimal oleh tiga orang (satu atau dua orang juga bisa sih asal bisa menemukan tiang yang bisa menahan tali tersebut). Permainan lompat tali ini ada bermacam-macam gerakan dan gayanya. Mulai dari melompati tali dari tinggi sejengkal, selutut, sepinggang, sedada, sedagu, setelinga, sekepala, dan bahkan hingga Merdeka (yaitu setinggi jangkauan tangan kita).
Untuk ketinggian hingga sepinggang, diharapkan pemain tidak boleh mengenai tali saat melompatinya, jika talinya goyang, maka dia harus berganti menjadi pemegang tali. Untuk ketinggian di atas sepinggang, tali boleh bergoyang, Permainan bagus banget buat motorik anak, melatih kaki saat melompat, dan secara tidak langsung belajar fisika saat menentukan jarak dan ancang-ancang untuk melompat.
Selain gerakan melompat itu tadi, ada juga gaya permainan tali karet ini yang berupa permainan kaki, dimana ada gerakan-gerakan zigzag dan juga gerakan kaki khusus yang membuat si orang tersebut bisa berada di sisi tali yang lain tanpa harus melompat. Ya rada ribet sih kalau dijelaskan dengan kata-kata, mungkin yang pernah mengalaminya bisa share detil gimana caranya.
2.  Permainan Pecah Genteng
Mungkin di tempat lain nama permainannya bisa beda-beda, tapi punya prinsip yang sama. Jadi kita menggunakan beberapa pecahan genteng tanah liat dan sebuah bola tenis (biasanya dulu kantong plastik yang digulung-gulung menjadi bola). Permainan ini terdiri dari dua tim, bisa berapa saja jumlahnya, tapi minimalnya empat orang agar bisa dimainkan dengan lebih seru.
Pecahan genteng ditumpuk hingga membentuk menara di dalam sebuah lingkaran yang sudah ditetapkan. Setiap anggota kelompok secara bergantian melemparkan bola tenis ke tumpukan genteng tersebut. Kelompok yang berhasil menjatuhkan tumpukan genteng harus segera berlari menghindari lemparan bola tenis dari tim lawannya. Tim yang kalah, mengejar tim yang menjatuhkan pecahan genteng dan berusaha mengenai mereka dengan bola, sambil berusaha menyusun pecahan genteng tersebut. Tim yang berlari berusaha menghindari lemparan bola, namun sambil berusaha mengganggu tim lawannya dalam menyelesaikan menyusun pecahan genteng tersebut. Ya permainannya seputar kegiatan berlari, melempar, menyusun dan mengobrak-abrik sususan genteng lawan. Jika ada anggota tim yang terkena lemparan bola, maka dia tidak boleh berlari dan mengobrak-abrik lag, hanya boleh sebagai penyemangat tim lainnya. Jika ada anggota tim yang berlari yang terkena lemparan bola, maka kondisi berbalik, tim yang tadinya bertugas melempar bola sekarang menjadi tim yang berlari.  Jika ada anggota tim penyusun yang berhasil menyusun ulang tumpukan genteng (dan selamat dari serangan tim yang berlari), maka tim tersebut menang dan permainan diulang dari awal.
3.  Permainan Gala Asin
Hehe, ntah kenapa namanya disebut begitu, nama permainan ini sering digunakan di Tanah Sunda, tempat saya menghabiskan masa kecil, mungkin daerah lain punya nama lain dengan permainan yang sama.
Permainan ini juga adalah permainan kelompok, dimana salah satu kelompok bertugas menjaga garis setiap lapis daerah untuk menuju ke ujung lapangan. Tempat permainannya dibuat berbentuk kotak. dengan lebar tertentu, dan bisa terdiri dari berlapis-lapis penjagaan tergantung panjang lapangan dan jumlah orangnya. Tim penjaga berusaha menghalang-halangi tim yang berusaha masuk menembus lapis demi lapis penjagaan untuk menuju ujung lapangan satunya. Setiap anak yang berusaha menembus penjagaan harus bisa bergerak segesit mungkin agar bisa bergerak mengecoh penjaga dan akhirnya masuk ke lapisan berikutnya. Demikian juga si penjaga, harus bergerak sama gesitnya untuk bisa menghalangi  orang yang akan melaluinya.
Tim penembus dikatakan menang jika seluruh anggotanya ada yang bisa menembus penjagaan hingga ujung lapangan. Jika semua tim gagal, maka tim penembus tersebut bertukar tempat menjadi tim penjaga.
Sungguh permainan yang menarik, mengajar anak untuk berpikir taktis dalam menembus pertahanan lawan atau untuk menahan lawan agar tidak dapat menembus pertahanannya.
Sebenarnya masih banyak lagi permainan lain dari masa kecil dulu, yang sebenarnya bermanfaat besar dalam perkembangan motorik dan kecerdasan anak. Sayang mungkin dengan semakin majunya teknologi dan semakin sedikitnya lapangan tempat bermain anak, sehingga permainan-permainan tersebut dilupakan.
Masih banyak yang ingin saya tulis tentang permainan masa kecil saya tersebut, namun untuk mencegah tulisan ini menjadi membosankan, maka akan dilanjut dalam tahap kedua berikutnya.
Itulah beberapa yang saya ingat, pasti masih banyak di berbagai daerah lain, hanya saja permainan diatas yang sering dimainkan saat saya masih kecil. Terimaksih J
http://beautymogul.wordpress.com

Kiat Menghadapi Usaha yang Sejenis.



Sebagai seorang wirausaha pasti tidak akan lepas dari pesaing, apalagi usaha kita kian maju, yang mengakibatkan semakin banyak pengikut atau peniru atas produk yang kita buat. Meskipun dengan produk yang sama, pesaing kita memiliki kiat tersendiri untuk menjual produk yang sejenis dengan usaha kita tersebut.
Bisa jadi usaha pesaing kita lah yang akan menjual produknya lebih banyak.

Untuk membuat produk dan usaha kita tetap berjalan dan terus memeberikan keuntungan tentunya kita juga harus bisa menghadapi persaingan. Jangan sampai dikarenakan adanya persaingan kita justru malah mundur secara teratur dan berhenti dalam menjalankan usaha. Justru sebaliknya, adanya persaingan akan membuat kita termotivasi untuk membuat produk dan pelayanan yang lebih baik lagi.

1.      Paten-kan Produk yang Anda Buat

Jika usaha Anda mulai berkembang maju dan mulai timbul oknum-oknum yang menjual barang yang sejenis dengan anda, itu berarti usaha anda berbuah manis dan banyak orang yang sudah mengetahui kualitas barang yang anda buat sampai-sampai pesaing membuat produk yang homogen untuk menyaingi usaha anda.
Saat hal ini terjadi tidak perlu panik, anda harus memkatenkan produk anda dengan memberikan merk yang mudah dikenal dan lambing atau icon yang menarik untuk menandakan bahwa anda lah pelopor produk tersebut pada awalnya yang diketahui oleh masyarakan langganan anda.


 2. Pilih Pesaing Yang Tepat


 Menghadapi persaingan membutuhkan energi, waktu dan biaya. Karena itu, sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya Anda menetapkan siapa pesaing Anda saat ini. Jangan sampai salah dalam menetapkan pesaing.  Siapa pesaing Anda akan menentukan bagaimana cara menghadapinya. Pesaing Anda boleh jadi skala bisnis lebih kecil atau lebih besar dari Anda. Pesaing Anda juga boleh jadi tidak dari kategori bisnis yang sama dengan Anda. 


   3. Fokus Kepada Keunggulan Anda


 Jika selama ini bisnis Anda sudah ‘jalan’, saya yakin bisnis atau produk Anda memiliki keunggulan. Buktinya ada yang beli, kan ? Menghadapi sengitnya persaingan, Anda harus focus pada keunggulan bisnis atau produk Anda. Jika misalnya keunggulan bisnis Anda terletak pada kualitas produk, maka pertahankan kualitas tersebut. Lebih baik lagi tingkatkan kualitas produk Anda. Dan dalam setiap promosi, tonjolkan saja keunggulan produk Anda tadi. Contoh lagi, kalau keunggulan Anda terletak pada kecepatan pelayanan, maka keunggulan inilah yang harus Anda pertahankan dan tingkatkan 


   4. Fokus Kepada Kelemahan Pesaing


 Tahukah Anda apa kelemahan pesaing Anda saat ini ? Jika sudah tahu, mengapa Anda tidak menggunakan kelemahan pesaing Anda untuk kesuksesan bisnis Anda sendiri ? Sediakan untuk customer Anda apa yang tidak disediakan pesaing. Berikan customer Anda apa yang tidak diberikan pesaing Anda. 

   5. Belajar Dari Pengalaman


 Pengalaman adalah guru terbaik. Anda bisa belajar dari pengalaman Anda sebelumnya, atau belajar dari pengalaman orang lain dalam menghadapi persaingan. Menghadapi persaingan tidak melulu urusan strategi bertindak, tapi juga bagaimana sikap dan mental Anda. Tidak ada salahkan Anda belajar kepada mereka yang berpengalaman 


   6. Berdoa

 Nah, kalau ini strategi paling akhir dan harus Anda lakukan.
Bagaimanapun juga, bisnis itu kan masalah rezeki.
Seberapa hebatpun strategi yang Anda lakukan, hanya Tuhan saja yang menentukan hasilnya.

sumber :  http://tanbihun.com/forum/kisah-inspiratif

KIAT MENYIKAPI USAHA YANG SEDANG BANGKRUT

Usaha memang tidak selalu berjalan mulus, apalagi seorang wirausahawan yang memiliki tingkat kerugian/ bangkrut yang lebih tinggi.
Saat memulai usaha, banyak hal yang harus diperhatikan seorang wirausahawan agar usahanya dapat berjalan mulus dan terhindar dari ‘bangkrut’. Jika perhitungannya kurang tepat pun akan menimbulkan berbagai masalah kecil yang merupakan permulaan dari sebuah kebangkrutan jika tidak diatasi dengan baik.

Jika udah melakukan segalam macam upaya dan usaha, tetapi hasil penjualan mesih begitu-begitu saja bahkan cenderung semakin menurun..??
atau produk tidak laku jual dan menumpuk di gudang..?? Margin keuntungan menjadi sangat kecil bahkan bisa jadi minus..??
Berikut ini adalah 5 Tips Mengembalikan Lagi Usaha Yang Sudah Hampir Bangkrut yang saya lihat di beberapa artikel di internet :


  1. Berfikir di Luar nalar

Think Out Of The Box atau berfikir di luar kotak. Banyak para pakar mensisati usahanya agar terus berkembang dengan menggunakan istilah ini, tetapi terkadang hanya mengandalkan itu saja kurang cukup. Berfikir di luar nalar bukan hanya kreatif, tapi juga nyeleneh, di luar kelaziman, tetapi tetap powerful.

Mungkin bahasanya agak sulit dipahami, tapi kita bisa Mulai dengan mengembangkan usaha Anda kembali dengan ide-ide gila, ide-ide seperti ini biasanya tidak akan terfikirkan oleh kita apabila usaha kita sedang berkembang. Tetapi disaat-saat kritis ide-ide gila inilah yang membuat usaha kita menjadi kembali bergairah. Sesuatu yang dianggap kurang bagus oleh orang lain bisa kita jadikan ide kreatif yan tidak ada duanya.
  1. Gunakan Jalur Promosi Yang Baik

Banyak cara untuk mempromosikan produk kita. Contohnya dengan memasang iklan di media online, tetapi kalian juga harus paham dimana market kalianmempromosikan produk bisa menggunakan cara-cara lawas seperti lewat SMS, BBM, WhatsApp, WeChat, dll. Dengan begitu kalian bisa memantau kemana iklan kalian akan menyebar.


  1. Bersabar Menunggu Masa

Terkadang produk yang kurang laku bukan berarti produk tersebut buruk atau tidak diterima oleh pasar. Bisa jadi produk tersebut terlampau maju di masanya. atau, terlalu banyak inovasi sehingga customer pembeli dan penikmatnya belum familiar, yang menjadikan kontraproduktif.
  1. Ubah Sudut Pandang

Ketika kita sudah susah payah mengembangkan bisnis, sudah berfikir di luar nalar, sudah menggunakan semua jalur promosi, sudah sabar menunggu masa, tetapi setelah sekian lama menunggu produk kita masih belum juga laku. Perhatika lah hal berikut ini :
Jika pandangan awal kita untuk membuka usaha adalah mencari keuntungan sebesar-besarnya atau menghancurkan usaha orang lain, maka kita harus mengubah sudut pandang kita.
Jika niatan awal kita saja sudah buruk, maka kemungkinan usaha yang kita jalani tidak akan bertahan lama. Kita bisa mulai dari tujuan yang baik, misal: keuntungan atas usaha kita akan digunakan untuk naik haji, untuk membangun rumah baru atau membuka cabang untuk menyantuni anak yatim adalah tujuan yang lebuh baik.
Dengan niat usaha yang tulus dalam membuka usaha, dan Doa untuk meminta yang terbaik atas usaha kita adalah usaha terbaik dari kita. Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan Tuhan lah yang melakukan selebihnya,.

Selanjutnya adalah berbagai kondisi kegagalan yang pernah dialami oleh perusahaan yang sudah mencapai kesuksesan sekarang ini.
Contoh berbagai kegagalan yang merupakan awal sukses
Contoh berbagai kegagalan yang merupakan awal sukses
* Coca-Cola mengalami kegagalan pada tahun pertama penjualannya. Penjualan dilakukan dengan menempatkan Coca-Cola pada tempat minuman di Apotek dan menghabiskan dana 73,96 dolar untuk melakukan promosi lewat spanduk dan kupon iklan. Kegagalan tersebut membuat Coca-Cola membuat kesadaran adanya media lain, yaitu media massa yang mempunyai kekuatan lebih disbanding media lainnya saat itu dan mempromosikan Coca-Cola dengan suasana kegembiraan.
* Matsushita memproduksi untuk pertama kali adalah adaptor steker. Adaptor ini sesungguhnya telah diusulkannya kepada majikannya terdahulu tetapi tidak memperoleh tanggapan. Untuk membuat produk ini, Matsushita bersama empat kawannya membutuhkan waktu empat bulan. Setelah produk ini jadi, ternyata tidak seorangpun mau membeli produk ini.
* Pada tahun 1993, Compaq yang pada saat itu sebagai pemimpin pasar penjualan PC, melalukan pemotongan harga untuk menyaingi Dell. Hasilnya Dell Computer menderita kerugian 65 juta dolar pada enam bulan pertama, yang menyebabkan hampir bangkrut. Dell belajar dari kegagalan ini. Ia mencoba mencari cara lain untuk menjual komputer. Akhirnya Dell melakukan perubahan yang sangat mendasar dalam proses bisnisnya yang disebut rekayasa ulang. dalam bisnisnya dengan mengenalkan E-Commerce. Pada 1999, Dell dapat menjual 1,7 juta dolar per hari lewat situs E-Commercnya. Saham Dell naik 2000 persen dalam dua tahun. Dell mampu bersaing dengan perusahaan berkelas dunia seperti IBM, Compaq, HP, dan Bell-Nec. Bahkan pangsa pasar dan keuntungannya terus meningkat dan akhirnya menjadi penjual PC terbesar di dunia.
berikut adalah beberapa kiat untuk menghadapi usaha yag hampir bangkrut. terimakasih :) 
 
sumber : http://joencl.blogspot.com/2013/09/bangkit-kembali-dari-kebangkrutan-cara-mengembangkan-usaha-dari-nol.html

Kamis, 09 Januari 2014

Mahasiswa



Nah, Kali ini kita akan membahas tentang mahasiswa , berhubungan dengan momentum UAS yang sudah semakin mendekat, Khususnya Universitas Gunadarma yaaa, karna kampus lain sudah selesai UAS semua hehehe…
Mari kita Bahas tentang Mahasiswa, mulai dari 12 kebiasaan sukses mahasiswa, sampai trik dan tips untuk sukses UAS :) Yukkkk, kita ulas satu per satu.


Pengalaman sukses kuliah tiap orang tentu saja berbeda. Cara yang efektif untuk seseorang, bisa jadi tidak efektif bagi orang lain. Tetapi dengan mengikuti beberapa prinsip dasar, kamu bisa juga meraih kesuksesan yang sama.

Perlu diingat, kesuksesan di kampus tidaklah hanya bergantung pada selusin tips. Seorang mahasiswa harus mengupayakan berbagai cara untuk meraih kesuksesan akademik dan non-akademik di kampus.

Berikut adalah 12 Kebiasaan sukses Mahasiswa yang bisa dicontoh J

  1. Tujuan jangka pendek dan jangka panjang
    Menetapkan tujuan dan memenuhinya benar-benar menjadi momentum kesuksesan. Memiliki tujuan akan memberi kita arah dalam kehidupan kuliah. Sebuah tujuan juga akan mendorong kita terus maju ketika kita ragu tentang apa yang akan kita alami.

    2. Mengikuti jadwal belajar
    Kuliah adalah tentang menguasai seni multitasking. Untuk melakukan berbagai pekerjaan dalam satu waktu, kita perlu membuat jadwal kegiatan dan rencana belajar. Demikian dilansir Campus Grotto, Senin (23/9/2013).

    3. Memanfaatkan dosen
    Mahasiswa yang sukses tahu betul bagaimana cara mendulang ilmu sebanyak mungkin dari para dosen. Mereka mendatangi dosen pada saat jam kerja dan berdiskusi tentang materi kuliah. Dengan melakukan hal ini, mahasiswa akan mendapat nilai lebih baik dalam ujian, lebih puas dengan kuliah, dan merasa lebih terhubung dengan kampus dan para dosen.

    4. Menggunakan teknik belajar dan mencatat
    Menguasai teknik belajar dan mencatat yang tepat memungkinkan kita untuk belajar lebih baik dan efisien.

    5. Aktif di kegiatan ekstrakurikuler
    Siapa bilang sukses di kampus berarti melulu menghadapi setumpuk buku? Mahasiswa yang sukses juga aktif dalam berbagai kegiatan luar ruangan seperti di unit kegiatan mahasiswa (UKM). Aktivitas ini justru meningkatkan kepuasan seseorang tentang pengalaman kuliah mereka.

    6. Memanfaatkan sumber daya kampus
    Mahasiswa sukses enggak malas memanfaatkan perpustakaan dan pusat karier di kampus.

    7. Menyeimbangkan kuliah
    Triknya adalah memilih mata kuliah yang bervariasi baik dari beban SKS maupun tingkat kesulitannya.

    8. Rajin kuliah dan aktif di kelas
    Seperti halnya sekolah, mahasiswa yang sukses duduk di depan dan aktif dalam diskusi di kelas. Mereka bertanya dan memberikan pendapat.

    9. Memanfaatkan peralatan belajar.

    10. Siap menghadapi ujian
    Karena ujian memberi persentase terbesar dalam nilai akhir, maka mahasiswa sukses tahu betul bagaimana belajar dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian.

    11. Membuat kelompok belajar
    Biasanya, seseorang akan belajar lebih banyak ketika dia belajar bersama di sebuah kelompok kecil ketimbang belajar sendiri. Seseorang akan belajar lebih baik dengan mengajari orang lain karena materi yang kita ajarkan menjadi lebih kuat menancap di memori. Sebaliknya, kita juga bisa meminta saran dari teman tentang hal yang belum kita kuasai.

    12. Tidur cukup
    Kuliah membutuhkan tubuh yang sehat. Mahasiswa butuh istirahat yang cukup serta sehat secara fisik dan psikis. Lama tidur yang dijalani seseorang berdampak besar pada performa akademiknya. Mendapatkan otak yang encer dimulai dengan tidur yang cukup.

Selanjutnya adalah trik dan tips dalam menghadapi UAS, disimak yaa J

Ketegangan menghadapi masa ujian akhir semester (UAS) kian terasa. Meski belajar sekuat tenaga, tampaknya masih saja ada materi yang belum dikuasai.

Jangan terlalu stres. Luangkan waktu sejenak untuk menenangkan diri. Lalu, belajarlah lagi dengan mengikuti beberapa langkah berikut ini.

Temui dosen
Namanya juga UAS, tentu saja para dosen di kampus akan mempersiapkan materi soal UAS secara tertulis. Nah, manfaatkan jam kantor untuk menemui dosen dan bertanya tentang materi apa saja yang akan diujikan. Dengan begitu, kita enggak akan salah belajar.


Tahu materi ujian
Beberapa dosen akan mengujikan semua materi dari awal hingga akhir semester. Beberapa dosen mungkin hanya akan mengujikan materi kuliah dari ujian yang terakhir dilakukan. Cari tahu apa yang akan diujikan sehingga kita bisa belajar dengan lebih fokus dan efektif. Demikian dilansir About.com, Rabu (25/12/2013).

Lihat materi ujian lain
Coba perhatikan ujian pada mata kuliah lain yang sudah pernah dijalani. Biasanya, dosen tidak hanya punya gaya mengajar, tetapi juga gaya memberikan soal ujian. Teliti soal-soal ujian terdahulu untuk mencari tahu hal apa saja yang kerap dianggap penting oleh dosen dan menjadi soal tes. Cara ini juga membuat kita tahu format tes seperti apa yang diinginkan sang dosen sehingga kita bisa belajar dengan tepat.

Kelompok belajar
Buatlah atau bergabunglah dengan kelompok belajar. Memang sih, banyak kelompok belajar diisi dengan obrolan ngalor-ngidul. Tetapi kelompok belajar yang baik akan membuat kita fokus belajar dan memahami lebih banyak materi pelajaran dengan cepat.

Tanya senior
Enggak ada salahnya juga bertanya kepada senior tentang ujian pada mata kuliah yang telah dilaluinya. Dengan begini, kita bisa tahu apa yang biasanya ditanyakan dosen dan mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Tidur yang cukup
Bagi sebagian mahasiswa, begadang mungkin dapat membantu mereka dalam memahami materi ujian. Tetapi sebenarnya begadang dapat membuat konsentrasi kita buyar saat ujian, dan akibatnya justru kita tidak dapat mengerjakan soal-soal dari dosen.

Pasalnya, otak kita bekerja sempurna jika kita cukup beristirahat sekira 7-8 jam. Jadi, ketimbang begadang sampai jam ujian tiba, belajarlah semampumu sehari sebelum ujian. Tapi pastikan kamu mendapat tidur yang cukup seperti waktu tidur normal. Memberikan tubuh kita kesempatan beristirahat akan membantu kita bekerja lebih baik.

Nah semoga ulasan tadi dapat bermanfaat ya menjadi Mahasiswa yang sukses, Jangan sia siakan waktu yang kita luangkan untuk berkuliah yaa, masih banyak loh yang mungkin berkeinginan untuk kuliah tapi, terhalang oleh berbagai factor. Mulai sekarang, bersyukur dengan apa yang kita Terima dan Jalani dengan sebaik-baiknya ya :)  terimakasih.

Sinopsis Singkat The Expendables 2

Sebenarnya Expendables 2 termasuk film yang sudah cukup lama tayang, hanya saja rasanya perlu bagi saya utk menulis sedikit sinopsis tentang film ini. Disamping saya juga menyukai film ini, juga ada Tugas Softskill yang harus saya penuhi. Jadi, Mari kita mulai sedikit sinopsis dari saya tentang film The Expendables 2.

Di awal, film ini langsung menyajikan adegan action ketika Barney Ross yang diperankan oleh Sylvester Satllon dan anggotanya (expendables) berusaha menyelamatkan seorang sandera berkewarganegaraan Cina menggunakan kendaraan berlapis baja yang sudah dirakit sedemikian rupa untuk melakukan penyerangan. Para expendables berhasil menyelamatkan sandera dan juga berhasil menyelamatkan nyawa Trench (Arnold Schwarzenegger) yang turut ditawan musuh. Proses penyelamatan sandera berjalan mudah, namun saat mereka berusaha kabur, Ross tertembak dan dikepung musuh di tengah hutan. Ross tidak sendiri, saat itu dia bersama Lee Christmas (Jason Statham).

Saat dikepung, saya sudah membayangkan mereka berdua akan mendapatkan bantuan, dan ternyata prediksi singkat saya benar. Seorang anggota baru di tim expendables yang bernama Billy The Kid (Liam Hemsworth) berhasil menyapu bersih musuh yang mengepung Ross dan Lee.
 

Billy adalah seorang ahli sniper yang pada misi itu ditugaskan oleh Ross untuk mengawasi dari bukit. Billy seorang pejuang yang pernah ditugaskan di Afganistan, namun karena suatu masalah yang membuatnya kecewa, dia pun berhenti dan memilih untuk bergabung dengan Ross dkk.

***

Setelah menyelesaikan misi tersebut, Ross kembali mendapatkan misi baru dari Mr. Church (Willis). Misi yang tampaknya sangat sederhana. Untuk memperlancar misi tersebut, Mr. Church menugaskan sorang perempuan paras cina (*saya lupa namanya :D) yang paham banyak terkait target dari misi baru Ross dkk.

Target sebenarnya adalah sebuah peta digital yang berisi informasi terkait lokasi disimpannya lima ton bahan peledak plutonium, namun Mr. Church mengatakan pada Ross bahwa target dari misi ini adalah brangkas berisi uang bernilai puluhan juta dollar Amerika.



Cukup muda bagi para expendables untuk mendapatkan benda yang diinginkan Mr. Church walau tanpa salah satu anggota mereka, yaitu Yin Yang (Jet Li) yang ditugaskan untuk mengantar pulang sandera yang berhasil diselamatkan pada misi pertama. *Jadi peran Jet Li hanya terlihat pada misi pertama saja. 

Bukan bararti misi mereka selesai. Semuanya berjalan tidak sesuai rencana ketika Ross dan timnya meninggalkan lokasi, mereka dihadang kelompok Jean Vilian (Van Damme) yang juga mengincar benda yang diinginkan Mr. Church. Ross dan anggotanya tidak bisa berbuat banyak karena anggota musuh lebih banyak dan juga mengancam nyawa Billy The Kid (si jago sniper) yang berhasil mereka tawan ketika ditugaskan untuk mengawasi dari ketinggian (bukit).

Musuh menggerogoti semua senjata para expendables dan berhasil memebawa pergi benda yang diinginkan. Musuh juga bertindak keji dengan membunuh si jago sniper, Billy The Kid.

Kematian Billy The Kid membuat Ross marah dan berniat untuk membalas dendam. Mereka pun mencari tau keberadaan Vilian dan mengatur strategi penyerangan.

Vilian merupakan pimpinan sekelompok orang yang ingin mendatangkan malapetaka dan ancaman mematikan yang tak terduga. Mereka ingin mengangkut plutonium dan menjualnya untuk mendapatkan uang. Tidak tanggung-tanggung, lima ton plutonium itu lebih dari cukup untuk menghancurkan dunia. 

***

Ross dan anggotanya memulai penyerangan. Di perjalanan, mereka beristirahat di sebuah tempat bekas resto di desa yang tak berpenghuni. Sunggu sangat dapat diprediksi, Ross dan anggotanya pasti akan mendapatkan serangan dari musuh dan itu benar terjadi.

Akhirnya terjadi pertempuran yang cukup sengit. Para expendables keteteran dan tak sanggup melakukan perlawanan yang seimbang. Ketika keadaan mulai kritis, tiba-tiba saja muncul seseorang yang bernama Booker (Chuck Norris) yang berhasil melumpuhkan semua musuh.

Booker adalah teman lama Ross. Dia dijuluki serigala penyendiri yang liar.

***

Expendables melanjutkan perjalanan. Mereka melewati sebuah desa yang hanya dihuni kaum perempuan dan anak kecil. Ketika berada di desa tersebut, para expendables kembali berhadapan dengan anak buah Vilian yang ditugaskan untuk mengambil warga yang tersisa yang nantinya akan dipekerjakan untuk menggali lokasi plutonium.

Tidak sulit bagi para expendables untuk menghabiskan anak buah Vilian di tempat itu. Warga pun sangat berterima kasih pada Ross dkk.

***

Mereka kembali melanjutkan perjalanan dan akhirnya berhasil mencapai lokasi. Mereka memantau kondisi lokasi dari kejauhan dan memutuskan untuk memasuki lokasi menggunakan pesawat yang dibawah dari film The Expendables sebelumnya :D

Mereka berhasil masuk ke lokasi yang berada di bawa tanah (semacam goa) dan menyelamatkan para pekerja yang nyaris saja dibantai anak buah Vilian. Sayangnya, Vilian dan anak buahnya berhasil kabur membawa 5 ton plutunium dan juga meledakan lokasi tersebut. Para expendables dan semua pekerja terjebak di dalam.

Hal lucu terjadi ketika Gunner Jensen (Lundgren), berbekal pengetahuannya dalam hal kimia, dia mencoba meledakan salah satu sisi ruangan. Anggota tim yang lain tidak percaya dia mampu melakukan itu, dan memang benar. Bahan yang dibuat Gunner tidak menghasilkan apa-apa (penonton tertawa).

Tapi tiba-tiba saja bidang yang ingin dihancurkan Gunner retak. Yang lain mulai kagum dan WOW, tapi
(penonton tertawa lagi) bidang tersebut retak karena dihancurkan dari luar, Trench (Arnold Schwarzenegger) yang melakukannya menggunakan alat berat.

Trench datang bersama Mr. Church. Bersama para expendables, mereka langsung mengejar Vilian.

Pertempuran kembali terjadi di bandara. Para expendables yang dipimpin Barney Ross (Stallone) dan beranggotakan Lee Christmass (Statham), Hale Caesar (Crews), Toll Road (Couture), Gunner Jensen (Lundgren) serta seorang perempuan yang ditugaskan Mr. Church berusaha menghalangi dan menghabiskan anggota Vilian. Mereka juga mendapatkan bantuan Booker (Chuck Norris).

Pertarungan klasik (tanpa senjata) terjadi antara Christmass dan seorang tangan kanan Vilian serta pertarungan antara Ross dan Vilian. Christmas berhasil memenangkan pertarungannya. Barney Ross juga berhasil menghabisi nyawa Vilian menggunakan pisau yang digunakan Vilian membunuh Billy The Kid. Pembalsan dendam yang berhasil, cerita berakhir.



Itu adalah sedikit yang saya ingat tentang jalan cerita film The Expendables 2, tentunya dengan sedikit browsing tentang Nama Pemeran nya, maklum karna agak lupa hehehe terimakasih sudah membaca ;))