Tabungan Pemerintahan adalah selisih antara jumlah penerimaan dalam negeri dengan belanja rutin.Tabungan pemerintah dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan. tabungan pemerintah merupakan unsur pokok yang menunjang pelaksanaan kegiatan pembangunan dan sebagai pendukungnya diharapkan dapat dipenuhi dari pinjaman luar negeri. Jumlah antara tabunga pemerintah dengan penerimaan pembangunan dalam bahasa teknis dikenal sebagai Modal Pembangunan.Tabungan pemerintah diteliti dan di temukan bahwa rumus yang dapat digunakan untuk perhitungan Tabungan Pemerintah adalah :
Tabungan
Pemerntah = Penerimaan dalam negeri – Belanja rutin
BUMN
Di
Indonesia, definisi BUMN menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 adalah badan
usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui
penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.
BUMN dapat pula berupa perusahaan nirlaba yang
bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat.Sejak tahun 2001 seluruh BUMN dikoordinasikan pengelolaannya oleh Kementerian BUMN, yang dipimpin oleh seorang Menteri BUMN.
PENILAIAN SEHAT/ TIDAKNYA BUMN
. Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan
kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi
menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tetapi karena tidak dikelola oleh
manajer profesional dan terlalu banyaknya ‘politisasi’ atau campur tangan
pemerintah, mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan ‘sapi perah’ oleh
para birokrat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang
baik dan tidak menggembirakan. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde
baru.
Salah satu ciri dari akuntansi pemerintahan sendiri adalah
anggaran merupakan batas tertinggi. Anggaran diartikan sebagai alat politik,
maka dalam proses persetujuan anggaran, terjadi negosiasi politik antar anggota
lembaga legislatif yang terdiri dari wakil partai politik dan pemerintah
sehingga penilaian tentang bumn yang bersifat akuntansi itu sangat tidak sehat
karena prinsipnya itu berhubungan dengan partai politik dan biasanya yang
berhubungan dengan partai politik itu sangat haus dengan kekuasaan sehinnga
bumn itu tidak murni dan tidak sepenuhnya berjalan
WEWENANG PENILAIAN BUMN
Penilaian sehat/ tdknya bumn tentu harus dilakukan, dan tdk
sembarang orang yang diperkenankan untuk menilai BUMN tersebut,
terkecuali orang atau pihak yang memiliki wewenang, yaitu :
• Pemerintahan (presiden)
Presiden dalam hal ini sangat berwenang untuk
menili BUMN karena BUMN sendiri merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian
besar modalnya dimiliki oleh negara dan pemerintahan dan dikelola pula oleh
pemerintah.
• Dewan direksi dan komisaris
perusahaan
Di indonesia sendiri,BUMN itu berbentuk
perusahaan perseroan,perusahaan umum ,serta perusahaan jawatan sehingga BUMN itu
membutuhkan yang namanya dewan komisaris untuk kelangsungan hidup perusahaan
atau badan usaha, karena dewan komisaris merupakan pemegang saham utama dalam
perusahaan.sehingga komisaris sangat mempunyai kewenangan untuk menilai BUMN.
• Kementrian BUMN
Kementrian BUMN disini sangat berpengaruh
terhadap jalannya badan usaha milik negara ini karena seluruh aturan dan
kekuasaan dari badan usaha ini di nilai olehnya.oleh karena itu seorang mentri
BUMN sangat berwenang untuk menilai BUMN.
• Seluruh masyarkat
Dalam berjalannya suatu badan usaha baik
milik negara maupun milik swasta harus mendapat persetujuan dari seluruh elemen
masyarakat karena masyarakat adalah salah satu penyokong keberhasilan suatu
badan usaha untuk itu seluruh masyarakat sangat mempunyai kewenangan untuk
menilai BUMN .
INFLASI
Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan
terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan
oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya
likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk
juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif tergantung
parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai
pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu
meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja,
menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah,
yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi),
keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu
Berikut adalah beberapa dampak postif dari inflasi :
1.Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
2.Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah.
3. Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi.
4.Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan kecil.
Dampak Negatif Inflasi
1. Harga barang-barang dan jasa naik.
2. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun atau berkurang.
3. Menimbulkan tindakan spekulasi.
4. Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar.
5. Kesadaran menabung masyarakat berkurang
2.Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah.
3. Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi.
4.Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan kecil.
Dampak Negatif Inflasi
1. Harga barang-barang dan jasa naik.
2. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun atau berkurang.
3. Menimbulkan tindakan spekulasi.
4. Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar.
5. Kesadaran menabung masyarakat berkurang
CARA MENGATASI INFLASI
Usaha untuk mengatasi terjadinya inflasi harus dimulai dari penyebab terjadinya inflasi supaya dapat dicari jalan keluarnya. Secara teoritis untuk mengatasi inflasi relatif mudah, yaitu dengan cara mengatasi pokok pangkalnya, mengurangi jumlah uang yang beredar.
Usaha untuk mengatasi terjadinya inflasi harus dimulai dari penyebab terjadinya inflasi supaya dapat dicari jalan keluarnya. Secara teoritis untuk mengatasi inflasi relatif mudah, yaitu dengan cara mengatasi pokok pangkalnya, mengurangi jumlah uang yang beredar.
SUMBER :
http://saerasweet.blogspot.com/2010/01/dampak-positif-dan-negatif-serta-cara.html